Blognya kula73-Cerbon

Mangan beli mangan asal kumpul (sekalee-sekalee)

Pengajian & Syukuran 40 hari cucu Teh Ida

Posted by akiteha pada Januari 13, 2008

pengajian-13-jan-2008-small.jpg

Alhamdulillah, pada hari Minggu, 13 Januari 2008 telah dilaksanakan kegiatan pengajian bulanan Kula’73-Cerbon yang dilaksanakan di tempatnya Teh Ida Assegaf, Villa Ragunan Permai, Jl. Poncol Kav. 12A, Jakarta Selatan. Pengajian bulan ini juga bersamaan Syukuran 40 hari kelahiran cucu ke-3 Teh Ida Assegaf.

Pengajian dimulai sekitar pukul 10.45, acara dibuka dan dipandu oleh kang Budi Rekso. Tausiah disampaikan oleh ustadz KH. Tengku Maulana

Materi tausiah seputar Akekah atau Ekah, antara lain:  Akekah atau Ekah merupakan Sunat Muakad, artinya sunat yang diutamakan, satu strip lagi menjadi wajib, dan dilaksanakannya pada hari ke-7 setelah melahirkan. Yang dilakukan adalah memberi nama, mencukur rambut (dicukur sampe gundul) dan memotong kambing, 2 ekor bila si anak lakilaki dan 1 ekor jika si anak perempuan. Daging kambing tersebut harus dibagikan kepada tetangga, boleh mentah (yang dilaksanakan oleh Nabi Muhammad SAW) boleh juga sudah dimasak. Daging akekah harus diberikan kepada tetangga dengan tujuan untuk memberitahukan bahwa si “fulan” telah mempunyai putra/putri, tetanga yang menerima boleh yang non muslim.

Kewajiban lain orang tua terhadap anaknya adalah mendidik sehingga menjadi anak yang sholeh/sholehah, cirinya anak yang sholeh/sholehah adalah selalu mendoakan orang tuanya, terutama setelah shalat wajib. Dalam hal ini dijelaskan bahwa setelah meninggal dunia seluruh amalan dunia putus, kecuali 3 hal: amal jariah, ilmu bermanfaat dan do’a anak yg sholeh/sholehah.Jadi, kalau mewakilkan ibadah untuk orang yang sudah meninggal, tidak ada tuntunannya atau tidak ada dasarnya. Misalnya meng-hajikan orang tua yang sudah meninggal, hal ini tidak ada dasar hukumnya. Demikian antara lain isi tausiah yang telah disampaikan oleh ustadz KH Tengku Maulana. 

Sobat-sobat yang berkesempatan hadir (mohon maaf barangkali ada yang terlewat) yaitu:

Dari Bandung: kang Ubaidillah dan kang Seno yang sekalian dengan ustadz (ustadz dari Bandung). kang Ubaidillah dan kang Seno datang tanpa istri-istrinya. Karena saya juga dari Bandung, jadi disebut duluan, saya, Tonny tea datang bersama istri, Sabtu sudah di Jakarta, nginep di tempat adik di Bintaro. Ayi Herry Constadi yang rencananya juga akan hadir, tetapi tidak jadi hadir, mungkin karena kakak iparnya sedang sakit, semoga diberikan yang terbaik. Ceu Herry Richard yang katanya juga akan hadir, malahan jam 11-an ada berita bahwa sedang dalam perjalanan ke Jakarta (katanya bersama Titi), ternyata tidak hadir sampai acara selesai.

Dari Ambon:, kang Jayusman katanya sudah satu minggu di Jakarta, istrinya masih berbaring sakit, kita do’akan semoga cepat sembuh dan pulih seperti sediakala.

Dari Jakarta yang juga sebagai tuan rumah: kang Budi Rekso bersama istri, teh Hariyanti, kang Caca bersama putranya, mbak Endang bersama Ade, kang Aris bersama istri, kang Sakti Mandra Umardi bersama istri (dari Bekasi), teh Papap bersama mas Puguh, mbak Aisyah, mbak Nuraida (Nok), teh Rina (Wara) tapi tidak bersama kang Deddy, terus siapa lagi ya???? sepertinya sudah keabsen semua.

 

Mohon maaf kalau ada yang terlewat, bukan disengaja, tapi karena keterbatasan penulis.

About these ads

4 Tanggapan to “Pengajian & Syukuran 40 hari cucu Teh Ida”

  1. rumahkayubekas berkata

    Alhamdullillah acaranya dapat terselenggara dengan baik.
    Mohon maaf sekali karena ada halangan yang mendadak kami tidak bisa turut menghadiri. terutama kepada Mba’ Ida dan Masnya, yang telah berkenan mengundang kita semua.
    Untuk itu kami ucapkan terimakasih sekali.

    Turut berbahagia dengan kehadiran cucunda yang ketiga ini.
    Semoga menjadi anak yang shalihah dan selalu mendoakan bagi kedua orang- tuanya. Amin ya Robbal Alamin,
    Wassalam,

  2. Budi Rekso berkata

    Alhamdulillah, pengajian dan syukuran cucunya Nok. Ida Assegaf berjalan lancar, dan sebenernya pada acara terebut juga sekalian syukuran Ulang Tahun Nok. Ida sendiri tgl. 8 Januari jeh…sorry waktu itu saya lupa mengumumkan dan hallo–hallo…Selamat Ulatah ya Nok. Ida Farida Assegaf yang keberapa tuh…?
    Buat teman-2 KULA’73 dari Bandung kami ucapkan terimakasih atas fkehadirannya juga buat kang Ubaidillah yang membawa Ustazd KH. Tengku Maulana dari Bandung.
    Semoga kita selalu dalam lindunga Allah Swt dan mendapat ridho serta barokahNya. amien.

    Wass wr wb.
    BRe

  3. TH berkata

    Oo …… walopun dah terlambat, gak ada salahnya saya juga mengucapkan Selamat Ulang Tahun buat mBak Ida pada tg 8 Januari 2008 yang lalu, semoga sejahtera dan selalu mendapat lindungan, bimbingan serta ridho Allah SWT. Amin.

  4. dian berkata

    punya alamat rumah KH. Tengku Maulana nggak? minta dong …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: